MENIKAH DAN MERANTAU

by - September 26, 2019


Mungkin tidak banyak orang yang memiliki cerita yang sama, dimana ketika menikah harus ikut suami atau istri yang bekerja dan di tugaskan di luar kota. Hingga mengharuskan untuk pindah dari kota kelahiran, jauh dari keluarga, jauh dari teman-teman, dan jauh dari semua rutinitas tempat tinggal yang pernah menjadi tempat ia lahir, besar, dan tumbuh.

Tentu hal ini, akan terasa berat dan sulit, meski pada akhirnya akan mulai terbiasa dengan lingkungan tempat tinggal baru. 
Tapi tidak bisa di pungkirin, rindu akan selalu terbesit, muncul dan mengganggu.
Kadang rindu itu juga akan mendatangkan embun di pelipis mata. 
Begitulah kehidupan, kadang kita akan belajar melepaskan dan terbiasa, tuk menerima bahagia.
Mungkin, setelah menikah.. Jauh merantau di kota orang. Kamu akan bahagia, merangkai kehidupan rumah tangga kamu dengan kesabaran, keikhlasan, dan ketulusan. Serta mencapai tujuan hidup baru dengan pasangan kamu.

Kunci kehidupan ini, kamu hanya harus berbesar hati. Menerima semua takdir yang menjadi ketetapan Tuhan.

Toh.. Ketika menikah, kamu yang memberi keputusan untuk memilih pasangan kamu. Dengan begitu, artinya kamu percaya dengannya. Kamu percaya untuk berbagi kehidupan bersama dengan pasangan kamu, melewati suka dan duka, bahagia dan sedih, dan berjuang bersama melewati kerikil kecil ataupun kerikil besar dari rumah tangga.

Meski akan ada rindu yang menghampiri, kamu bisa mengabaikannya atau menerimanya dengan bebesar hati. Kamu masih bisa, berkomunikasi dengan keluarga kamu dengan menggunakan fitur canggih teknologi abad ini atau menyempatkan pulang ke kota kelahiran. Jika rindu itu masih datang mengganggu, namun banyak keterbatasan yang menghalangi, baik sekedar untuk berkomunikasi atau pulang, karena jarak tempuh yang jauh dan biaya pulang yang besar. 
Kamu masih bisa berbagi rindu, seperti aku yang hari ini berbagi rindu dengan tulisan.
Meski berat, semua harus kamu jalanin. Jangan jadikan keadaan dan kondisi merantau mengganggu komitmen pernikahan kamu. Karena menikah itu sebuah keputusan yang baik, maka semua yang sedang kamu jalanin hari ini adalah proses yang baik. Jadi tetap semangat dan berikut beberapa saran buat hilangin rindu pulang kampuang hehe 😁:


MEMILIKI TEMAN-TEMAN BARU

www.pinterest.com

Dengan memiliki teman-teman baru, kamu akan mulai terbiasa dengan lingkungan tempat tinggal kamu. Kamu jadi akan lebih nyaman untuk bersosial dan berkumpul dengan lingkungan sekitar kamu.

MELAKUKAN HOBBY/AKTIVITAS YANG KAMU SUKA
www.pinterest.com

Jika cara pertama tidak ampuh, kamu masih bisa melakukan cara kedua. Temukan hobby atau aktivitas yang kamu sukai. Jika selama ini, kamu disibukkan dengan banyak rutinitas. Ketika menikah kamu akan cenderung lebih banyak waktu luang, apalagi jika kamu tidak bekerja. Jadi mari mulai temukan hal-hal yang kamu sukai, mungkin kamu suka jahit - kamu bisa menjahit dan menjadikannya peluang bisnis, atau suka baca, nonton film, menulis blog, memasak, membuat DIY Craft, atau coba lakukan saja semuanya dan temukan bakat kamu haha 😍.

TEMUKAN KEGIATAN/KOMUNITAS

www.pinterest.com

Ikut komunitas atau menambah kegiatan kamu juga akan menambah kesibukkan kamu dan menghilangkan rindu kampuang halaman. Seperti ikut majelis taklim, pengajian. relawan, membuka usaha, dan setumpuk kegiatan dan komunitas yang positif bisa kamu ikutin. Selama semua itu izin dari pasangan dan disetujuin pasangan kamu. Karena jangan sampai, karena ingin mengabaikan rindu kampuang halaman, eh malah sibuk sendiri.. dan mengabaikan tugas kamu sebagai istri atau suami. Jadi apapun situasinya. Tetap prioritaskan rumah tangga yang utama.

MEMPUNYAI ANAK

www.pinterest.com

Yang satu ini, udah pasti solusi paling ampuh. Karena dengan kamu memiliki anak. Tentu kamu akan mengabaikan semua kebaperan rindu yang mengusik. Karena pasti setelah memiliki anak, kamu akan punya tanggung jawab baru, prioritas baru, dan kewajiban baru. Hingga akan membuat kamu mengabaikan seluruh isi dunia, karena anak hehe. Tapi bagi yang belum memilikinya, jangan sedih dulu. Kamu masih bisa terapin solusi-solusi di atas. Ingat anak termasuk rezeki, jadi jangan baper juga karena ini hehe 😍.

MEMBUAT PLANNING
www.pinterest.com

Membuat planning atau perencanaan. Ini termasuk hal penting, jika kamu ingin menghilangkan rindu langsung pulang ke kampuang halaman. Kamu wajib membuat perencanaan, baik perencanaan waktu yang tepat buat pulang tanpa mengganggu pekerjaan suami atau istri, serta membuat perencanaan keuangan. Karena tentunya pulang ke kampuang halaman butuh biaya yang tidak sedikit. Jadi pastinya perencanaan ini sangat penting, tuk menjemput rindu hihi πŸ˜†.


Segitu dulu aja cerita kita hari ini. Semoga bermanfaat,
Sharing dikomen yuk, kamu termasuk yang menikah dan merantau?
Jika iya, gimana cara kamu ngatasin rindu???
Sharing ya~ 









You May Also Like

2 komentar

  1. Sama nih, kak. Aku juga yang menikah dan merantau. Terkadang terasa rindu dengan keluarga di kampung halaman, tapi bisa diatasi sementara dengan video call-an. Kalau ada waktu, pas suami ada libur yang sedikit panjang, pasti pulang kampung. Untuk mengatasi supaya melupakan sejenak rasa (soalnya gak sampai hilang sih, rasa rindunyaπŸ˜‚) aku melakukan hobby aja. Kebetulan aku hobby masak, jadi tiap hari coba macam-macam resep baru. Lumayan lah, bikin perut suami buncit.πŸ˜‚

    BalasHapus
  2. Iya bener ya kak, gimana pun kita ketemu keluarga. Padahal masih baru ketemu, udah rindu aja πŸ˜‚. Susah hapus rindu apalagi sama ibu bapak.

    Sama.. saya juga gitu. Hobby nya masak. Sampe gembul berdua bersama suami πŸ˜‚.

    BalasHapus